 |
|
| |
|
|
| September - 2010 | | S | S | R | K | J | S | M | | | | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | | 27 | 28 | 29 | 30 | | | | |
| |
Galery |
| |
|
| |
Hubungi Kami |
| |
Kantor :
IDI Cabang Tangerang |
| |
Alamat :
Jl. A. Yani No. 9
Tangerang 15111
Telp :
+6221 5512946 - 48
Pst : 140 Fax. 5518079
Email :
idi_tangerang@yahoo.com
|
|
|
|
|
 |
Tgl. 2009-10-24
Author : heru
Perlu Adanya Standarisasi Data Perangkat Lunak Institusi Pelayanan Kesehatan, Legalitas dari Rekam Medis
Informatika Kesehatan, yang dikenal juga dengan istilah Informatika Kedokteran atau Informatika Biomedik, merupakan disiplin ilmu yang berada di persimpangan antara bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan Ilmu Kesehatan dan Kedokteran.
Disiplin Ilmu ini lahir sebagai jawaban atas kebutuhan sejalan di lingkungan para ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi serta para pakar Ilmu Kesehatan dan Kedokteran. Tenaga profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi perlu memahami dasar–dasar ilmu kesehatan dan Kedokteran untuk dapat mengembangkan aplikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi yang bermanfaat di bidang Kesehatan dan Kedokteran, sebaliknya tenaga profesi kesehatan dan Kedokteran perlu pula menguasai dasar–dasar Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk dapat memetik manfaat secara optimal dari perkembangan dan kemajuan di bidang Teknologi Informasi dan komunikasi.
Disiplin ilmu yang relatif baru ini dapat digeluti para ahli di bidang Informatika dan Ilmu Komputer, maupun tenaga profesi Kesehatan dan Kedokteran. Beberapa kemajuan spektakular sebagai hasil pengembangan informatika Kesehatan antara lain misalnya kemajuan di bidang Bioinformatika dan Biologi Molekular (terapi gen, cloning organ, pengembangan obat baru secara rasional, dan lain–lain), pengembangan Rekam Kesehatan Elektronik (disertai pengembangan standar komunikasi data medic, jaringan layanan kesehatan terpadu, dan lain–lain), perkembangan di bidang telemedicine (penyampaian layanan dan pendidikan kesehatan jarak jauh) dan sebagainya.
Sebagai wadah perhimpunan peminat informatika Kesehatan di tingkat internasional didapatkan IMIA (International Medical Informatics Association), sedangkan di tingkat regional didapatkan APAMI (Asia Pacific Association of Medical Informatics). Dalam napas dan semangat yang serupa agar tidak semata–mata menjadi pengguna dan penikmat kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi, melainkan juga ikut serta dalam pengembangannya, sejumlah tenaga profesi Ilmu Kesehatan dan Kedokteran serta Informatika dan Ilmu Komputer yang pada tanggal 10 Nopember 2005 telah mendirikan Perhimpunan Informatika Kedokteran Indonesia (PIKIN).
Tenaga profesi Ilmu Kesehatan dan Kedokteran serta Informatika dan Ilmu Komuter tersebut berasal dari tujuan institusi pendiri PIKIN, yaitu Pusat Studi Informatika Kedokteran Universitas Gunadarma, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitasitas Indonesia, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Rumah Sakit Penyakit infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Rumah Sakit TNI AL Dr. Mintohardjo, dan PT Kalbe Farma, Tbk.
Untuk periode 2005–2008, kepengurusan PIKIN telah habis masa kepengurusannya, oleh karena itu kepengurusan yang baru untuk periode 2009 sampai 20012 belum lama ini (21 Agustus 2009) baru dilantik di RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso Jakarta.
Dalam rapat PIKIN 28 Februari 2009 telah disetujui untuk mengganti nama Perhimpunan Informatika Kedokteran Indonesia menjadi Perhimpunan Informatika Kesehatan Indonesia. Selanjutnya telah dipilih Ketua PIKIN yang baru, Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Dr. Sardikin Giriputro, SpP (K), MARS untuk periode 2009 – 2012. Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut: Prof. DR. dr. Johan Harlan Direktur Program Diploma Kesehatan Universitas Gunadarma, Prof. DR. rer. Nat. A. Benny Mutiara, SSi, SKom, Dipl,Phys dari Universitas Gunadarma, Dr. H. Santoso Soeroso,SpA(K), MARS, Dr. Sardikin Giriputro SpP, MARS Direktur Utama RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso dan undangan lainnya.
Dr. Sardikin Direktur Utama RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso mengatakan bahwa Visin PIKIN adalah untuk menjadi organisasi yang aktif, maju, dan berkembang dalam bidang Informatika Kedokteran di Indonesia, sedangkan misi PIKIN adalah untuk meningkatkan kemampuan professional para anggotanya, meningkatkan akuntabilitas pelayanan medik melalui Informatika Kedokteran yang berkualitas, serta mengembangkan ilmu pengetahuan Informatika Kedokteran secara berkesinambungan dan berkelanjutan.
Sementara itu Prof. Dr. dr. Johan Harlan sebagai penasehat di PIKIN melaporkan juga ada beberapa hasil kerja PIKIN dalam periode kepengurusan yang pertama selama tahun 2005 s.d 2008 antara lain adalah menyelenggarakan sejumlah seminar informatika kedokteran, baik yang berskala nasional maupun internasional, pendampingan instansi pemerintah antara lain Depkominfo dalam berbagai kegiatan di bidang Informatika Kedokteran, penyajian talkhow mengenai topik–topik kesehatan di media radio dan televise dan sebagainya.
Selain itu Prof. Dr. rer.nat A. Benny Mutiara, SSi, SKom, Dipl. Phys sebagai wakil ketua PIKIN periode 2009–2012 mengatakan, untuk kepengurusan baru ini, mencoba untuk menyusun program, yaitu bagaimana informatika itu dapat diterapkan di bidang kedokteran, maksudnya masalah–masalah di bidang kedokteran ini agar dapat diselesaikan dengan bantuan teknologi informatika. Menurut Prof. Benny, program ini merupakan multidisiplin baru antara informatika dan kedokteran.
Diharapkan juga agar PIKIN tersebut dapat menyelesaikan masalah–masalah yang ada di RS seperti perlunya diadakan standarisasi data perangkat lunak institusi pelayanan kesehatan, legalitas dari rekam medis elektronik dan pelayanan kedokteran jarak jauh (telemedicine) dan masalah–masalah yang berhubungan dengan informatika.
Sumber : * Oleh:Pusdalin-IDI
* Tanggal: 15/Okt/09
|
| |
|
|
|
|
|